📘 30 Soal Latihan Pilihan Ganda
1.
RTRW Nasional
berfungsi utama sebagai...
A. Instrumen keuangan negara
B. Wadah dan arahan pemanfaatan ruang nasional
C. Pedoman belanja kementerian/lembaga
D. Peta geologi nasional
✅ Jawaban: B
RTRW Nasional mengatur pemanfaatan ruang (daratan, laut, udara) sebagai wadah
pembangunan.
2.
Hubungan utama antara
RTRW dan RPJMN adalah...
A. RTRW fokus ekonomi, RPJMN fokus lingkungan
B. RTRW fisik-ruang, RPJMN sosial-ekonomi
C. RTRW proyek, RPJMN zonasi
D. RTRW fiskal, RPJMN moneter
✅ Jawaban: B
RTRW = aspek fisik & ruang; RPJMN = aspek ekonomi & sosial. Keduanya
harus sinkron.
3.
Contoh sinkronisasi
RTRW dengan RPJMN adalah...
A. RDTR digital dengan OSS
B. Penetapan tarif tol
C. Penentuan target inflasi
D. Kebijakan moneter Bank Indonesia
✅ Jawaban: A
RDTR berbasis OSS mempermudah izin investasi dengan tetap sesuai zonasi tata
ruang.
4.
Pembangunan Ibu Kota
Nusantara (IKN) adalah contoh integrasi antara...
A. RTRW Provinsi dengan APBN
B. RTRW Nasional dengan RPJMN
C. RTRW Desa dengan Dana Desa
D. RTRW Regional ASEAN dengan RPJPN
✅ Jawaban: B
IKN masuk dalam RTRW Nasional & menjadi proyek strategis dalam RPJMN
2020–2024.
5.
One Map Policy
bertujuan untuk...
A. Mengurangi biaya logistik
B. Menyatukan peta untuk cegah tumpang tindih izin
C. Meningkatkan cadangan devisa
D. Menurunkan inflasi pangan
✅ Jawaban: B
Kebijakan satu peta menyatukan data spasial untuk mencegah konflik pemanfaatan
ruang.
6.
Food estate di
Kalimantan Tengah menghadapi kendala utama berupa...
A. Alih fungsi hutan primer
B. Daya dukung lahan gambut rendah
C. Persaingan dengan sawit
D. Kurangnya jalan tol
✅ Jawaban: B
Lahan gambut tidak ideal untuk pertanian → produksi pangan rendah & rawan
kebakaran.
7.
Hilirisasi nikel di
Sulawesi & Maluku berhubungan dengan arah kebijakan...
A. Transisi energi dan kendaraan listrik
B. Konversi sawah beririgasi teknis
C. Penguatan ketahanan pangan
D. Program tol laut
✅ Jawaban: A
Hilirisasi nikel diarahkan mendukung ekonomi hijau & kendaraan listrik.
8.
RTRW disebut rencana
publik karena...
A. Hanya berlaku untuk pemerintah pusat
B. Merupakan kesepakatan bersama stakeholder
C. Hanya fokus pada swasta
D. Tidak mengikat masyarakat
✅ Jawaban: B
RTRW adalah rencana publik → hasil kesepakatan semua pihak yang
mengikat.
9.
Program monitoring
RTRW berfungsi untuk...
A. Mengubah target pertumbuhan ekonomi
B. Memastikan pemanfaatan ruang sesuai rencana
C. Menentukan harga pasar tanah
D. Menetapkan suku bunga kredit
✅ Jawaban: B
Monitoring tata ruang = memastikan pelaksanaan tidak menyimpang dari rencana.
10.
Pembangunan Pelabuhan
Patimban bertujuan utama...
A. Ekspor otomotif & logistik nasional
B. Pusat wisata bahari
C. Kawasan konservasi laut
D. Pertanian organik
✅ Jawaban: A
Patimban dikembangkan untuk mendukung ekspor otomotif dan logistik.
11.
Perbedaan utama RTRW
dengan rencana pembangunan adalah...
A. RTRW bicara ruang, pembangunan bicara kegiatan ekonomi
B. RTRW bicara fiskal, pembangunan bicara moneter
C. RTRW untuk proyek, pembangunan untuk zonasi
D. RTRW untuk individu, pembangunan untuk swasta
✅ Jawaban: A
RTRW fokus pada pemanfaatan ruang, sedangkan rencana pembangunan fokus
pada aktivitas ekonomi & sosial.
12.
RTRW Nasional mengikat
sampai ke level...
A. Kecamatan
B. Provinsi dan Kabupaten/Kota
C. Desa
D. Individu masyarakat
✅ Jawaban: B
RTRW Nasional menjadi acuan bagi RTRW provinsi & kabupaten/kota.
13.
Siklus POAC dalam tata
ruang berarti...
A. Perencanaan → Organisasi → Aksi → Kontrol
B. Perdagangan → Otonomi → Administrasi → Cukai
C. Pendapatan → Opsi → Anggaran → Cadangan
D. Pertumbuhan → Otonomi → Agraria → Cadangan
✅ Jawaban: A
POAC = Planning, Organizing, Actuating, Controlling.
14.
Kasus food estate
menunjukkan bahwa...
A. Pembangunan bisa jalan tanpa tata ruang
B. Tata ruang penting untuk cek daya dukung lahan
C. Tata ruang hanya untuk kota besar
D. Pembangunan tidak butuh masyarakat
✅ Jawaban: B
Food estate gagal optimal karena daya dukung lahan (gambut) rendah →
bukti pentingnya tata ruang.
15.
RTRW harus
disinkronkan dengan isu global seperti...
A. Stabilitas kurs rupiah
B. Net Zero Emission dan FOLU Net Sink 2030
C. Tingkat bunga BI 7-Day Repo
D. Harga BBM subsidi
✅ Jawaban: B
Isu global: krisis iklim, transisi energi, konservasi hutan → masuk
dalam tata ruang.
16.
RTRW sering konflik
dengan pembangunan karena...
A. Beda prioritas ruang dan ekonomi
B. Beda ukuran peta
C. RTRW tidak mengikat hukum
D. Pembangunan hanya di desa
✅ Jawaban: A
RTRW = lindungi ruang; pembangunan = dorong ekonomi → kadang berbenturan.
17.
Implementasi One Map
Policy sangat penting di...
A. Jawa Tengah
B. Kalimantan (IKN, tambang, sawit)
C. Bali
D. Sulawesi Selatan
✅ Jawaban: B
Kalimantan = banyak konflik izin tambang, sawit, hutan, & lokasi IKN →
butuh satu peta.
18.
RTRW Regional/Provinsi
disusun untuk...
A. Mengatur APBN
B. Menjabarkan RTRW Nasional sesuai karakter daerah
C. Menetapkan tarif pajak daerah
D. Menentukan harga BBM
✅ Jawaban: B
RTRW Provinsi adalah turunan RTRW Nasional, disesuaikan kondisi lokal.
19.
Contoh RTRW mendukung
RPJMN di sektor transportasi adalah...
A. RDTR kawasan industri Batang
B. RTRW koridor tol Trans Jawa
C. RTRW kawasan wisata Labuan Bajo
D. RTRW kawasan smelter Morowali
✅ Jawaban: B
Koridor tol Trans Jawa dalam RTRW mendukung target RPJMN menurunkan biaya
logistik.
20.
Keterlibatan
masyarakat dalam tata ruang penting karena...
A. Masyarakat pemilik ruang
B. Mencegah konflik lahan & meningkatkan legitimasi
C. Masyarakat wajib bayar pajak
D. Untuk efisiensi APBN
✅ Jawaban: B
Partisipasi masyarakat = kurangi konflik pemanfaatan ruang & legitimasi
rencana.
21.
Kasus tol laut
menunjukkan perlunya...
A. Integrasi tata ruang darat-laut dengan pembangunan logistik
B. Peta fiskal dengan APBN
C. Perhitungan inflasi dengan moneter
D. Fokus hanya pada jalur udara
✅ Jawaban: A
Tol laut butuh pelabuhan + akses darat → integrasi tata ruang & pembangunan
logistik.
22.
Hierarki RTRW dimulai
dari...
A. Desa → Kecamatan → Kabupaten
B. Nasional → Provinsi → Kabupaten/Kota → RDTR
C. Individu → RT → RW → Desa
D. ASEAN → Nasional → Provinsi
✅ Jawaban: B
Struktur hierarki RTRW: Nasional → Provinsi → Kabupaten/Kota → RDTR.
23.
Dalam konteks RPJMN,
kawasan strategis nasional (KSN) ditetapkan melalui...
A. RTRW Nasional
B. APBN
C. RKP Tahunan
D. Peraturan Menteri
✅ Jawaban: A
Penetapan KSN masuk dalam RTRW Nasional.
24.
IKN dirancang dengan
prinsip...
A. Kota tambang
B. Kota hijau, inklusif, dan cerdas
C. Kota berbasis sawit
D. Kota berbasis industri berat
✅ Jawaban: B
IKN: 75% hutan hijau, kota pintar, transportasi ramah lingkungan.
25.
RTRW dapat menjadi
alat pencapaian SDGs karena...
A. Mengatur inflasi
B. Mengarahkan ruang untuk pembangunan berkelanjutan
C. Menentukan harga pangan
D. Mengatur fiskal APBN
✅ Jawaban: B
RTRW = alat sustainability planning, sesuai dengan SDGs.
26.
Hilirisasi nikel yang
tidak memperhatikan tata ruang akan berpotensi...
A. Meningkatkan produktivitas nelayan
B. Merusak ekosistem pesisir & laut
C. Menurunkan impor listrik
D. Meningkatkan cadangan devisa
✅ Jawaban: B
Smelter dekat pesisir bisa merusak ekosistem laut jika tidak sesuai tata ruang.
27.
Monitoring RTRW
dilakukan agar...
A. Bisa diganti tiap tahun
B. Evaluasi pemanfaatan ruang sesuai daya dukung
C. Menentukan harga pasar properti
D. Menetapkan APBN baru
✅ Jawaban: B
Monitoring = memastikan ruang dipakai sesuai daya dukung & rencana.
28.
Konversi sawah
beririgasi teknis di Jawa Tengah menjadi kawasan industri adalah contoh...
A. Konflik tata ruang dengan pembangunan
B. Kesesuaian RTRW & RPJMN
C. Monitoring efektif
D. Implementasi One Map Policy
✅ Jawaban: A
Konversi sawah → konflik antara perlindungan ruang pangan dan
pembangunan industri.
29.
RTRW Nasional
mendukung target RPJMN 2020–2024 untuk...
A. Meningkatkan nilai tukar rupiah
B. Pemerataan pembangunan di luar Jawa
C. Penurunan bunga bank
D. Inflasi tetap stabil
✅ Jawaban: B
RPJMN 2020–2024 → prioritas pemerataan pembangunan luar Jawa, didukung
RTRW.
30.
Kesuksesan
implementasi RTRW dapat diukur dengan...
A. Banyaknya APBN terserap
B. Konsistensi pemanfaatan ruang dengan rencana
C. Naiknya kurs rupiah
D. Penurunan inflasi
✅ Jawaban: B
Indikator utama: apakah pemanfaatan ruang konsisten dengan RTRW.
📘 10 Soal Latihan Esai Analisis Kasus
1. Kasus IKN
Nusantara
Pemerintah membangun
IKN dengan konsep kota hijau. Namun, di sekitar kawasan terdapat izin tambang
dan perkebunan sawit.
Pertanyaan: Bagaimana perencana harus menyelaraskan RTRW dengan RPJMN
agar pembangunan IKN tetap berkelanjutan?
✅ Jawaban model:
Perencana harus memastikan RTRW Kalimantan Timur diperbarui untuk mengatur zona
industri ekstraktif agar tidak mengganggu kawasan inti IKN. RPJMN mendukung IKN
sebagai kota hijau, sehingga diperlukan penetapan buffer zone, pengendalian
izin tambang, dan integrasi RDTR digital.
Penjelasan: Sinkronisasi RTRW–RPJMN menjaga keseimbangan pembangunan
ekonomi dan lingkungan.
2. Kasus Food
Estate Kalimantan Tengah
Program food estate
gagal optimal karena lahan gambut kurang produktif.
Pertanyaan: Apa pelajaran penting bagi perencana dalam memadukan RTRW
dengan kebijakan ketahanan pangan nasional?
✅ Jawaban model:
Perencana harus mengutamakan analisis daya dukung dan kesesuaian lahan dalam
RTRW. Kebijakan pangan nasional harus diarahkan pada lahan yang sesuai
(mineral, bukan gambut). Alternatif: gunakan pendekatan smart farming atau
diversifikasi lokasi food estate.
Penjelasan: Tata ruang menjadi dasar agar program pangan nasional tidak
gagal secara ekologis.
3. Kasus Hilirisasi
Nikel
Di Morowali, smelter
nikel berkembang pesat namun berdampak pada pesisir dan nelayan.
Pertanyaan: Bagaimana perencana memastikan hilirisasi nikel mendukung
RPJMN tanpa merusak tata ruang pesisir?
✅ Jawaban model:
Perencana harus menetapkan zonasi industri dalam RTRW kabupaten dengan
mempertimbangkan daya dukung lingkungan. Perlu green belt, regulasi pengolahan
limbah, serta integrasi tata ruang laut (RZWP3K). RPJMN mendorong hilirisasi,
tapi harus sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Penjelasan: Tata ruang memberi batas agar industri berjalan tanpa
mengorbankan ekologi.
4. Kasus Tol Laut
dan Patimban
Program tol laut
berjalan, tapi akses darat ke pelabuhan Patimban belum optimal.
Pertanyaan: Apa peran perencana dalam mengintegrasikan RTRW dengan
pembangunan logistik nasional?
✅ Jawaban model:
Perencana memastikan RTRW Jawa Barat mengatur koridor jalan tol dan kereta api
menuju Patimban. RPJMN mendukung tol laut untuk turunkan biaya logistik,
sehingga sinkronisasi darat-laut sangat penting.
Penjelasan: Tata ruang harus dilihat secara sistem transportasi terpadu,
bukan parsial.
5. Kasus One Map
Policy
Banyak konflik izin di
Kalimantan: tambang, sawit, hutan, dan lokasi IKN.
Pertanyaan: Bagaimana One Map Policy mendukung implementasi RTRW
Nasional dan RPJMN?
✅ Jawaban model:
Kebijakan Satu Peta mengintegrasikan seluruh data spasial ke dalam sistem
tunggal, sehingga RTRW bisa diterapkan lebih konsisten. Hal ini mendukung RPJMN
yang menekankan kepastian investasi dan pencegahan konflik lahan.
Penjelasan: Data spasial yang seragam adalah dasar bagi sinkronisasi
perencanaan nasional.
6. Kasus Trans Jawa
Tol Trans Jawa
mempercepat logistik, tetapi sawah produktif banyak dikonversi.
Pertanyaan: Bagaimana perencana menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan
ketahanan pangan?
✅ Jawaban model:
Perencana harus menetapkan kawasan sawah beririgasi teknis sebagai lahan
lindung pangan dalam RTRW. Pembangunan tol tetap perlu, tapi harus disertai
kompensasi dan pengendalian alih fungsi lahan. RPJMN tentang logistik tidak
boleh mengorbankan ketahanan pangan.
Penjelasan: Tata ruang melindungi fungsi strategis (pangan) meskipun ada
proyek besar.
7. Kasus Pariwisata
Bali
Pengembangan
pariwisata Bali menimbulkan tekanan pada ruang pesisir.
Pertanyaan: Bagaimana perencana menata ruang Bali agar pariwisata tetap
berkelanjutan sesuai RPJMN?
✅ Jawaban model:
Perencana harus menegakkan RTRW Bali yang melindungi zona pesisir, budaya, dan
kawasan hijau. RPJMN mendukung pariwisata berkelanjutan, sehingga rencana
pembangunan harus diarahkan pada ekowisata, carrying capacity, dan zonasi
pariwisata.
Penjelasan: Tata ruang mengatur agar pariwisata tidak melampaui daya
dukung lingkungan.
8. Kasus Industri
Batang (Jawa Tengah)
RDTR Batang dipakai
untuk menarik investasi otomotif.
Pertanyaan: Mengapa RDTR digital penting bagi sinkronisasi RTRW dan
RPJMN?
✅ Jawaban model:
RDTR digital mendukung implementasi RTRW dengan detail zonasi, dan mempermudah
investasi lewat OSS. Hal ini selaras dengan RPJMN yang mendorong reformasi
regulasi dan percepatan investasi.
Penjelasan: RDTR adalah jembatan operasional antara tata ruang dan
program pembangunan.
9. Kasus Perubahan
Iklim
Indonesia berkomitmen
Net Zero Emission 2060 dan FOLU Net Sink 2030.
Pertanyaan: Bagaimana RTRW dapat mendukung target ini?
✅ Jawaban model:
RTRW harus menetapkan kawasan hutan, gambut, dan mangrove sebagai kawasan
lindung. Zonasi energi terbarukan juga perlu diperkuat. Hal ini selaras dengan
RPJMN yang mengusung pembangunan rendah karbon.
Penjelasan: Tata ruang adalah alat untuk mewujudkan pembangunan rendah
emisi.
10. Kasus Konflik
Ruang Kota Besar
Di Jabodetabek, banyak
pembangunan perumahan melanggar RTRW.
Pertanyaan: Bagaimana perencana memastikan implementasi RTRW lebih
efektif?
✅ Jawaban model:
Perencana harus memperkuat koordinasi lintas daerah, pengawasan melalui
SIMTARU, serta penegakan hukum tata ruang. RPJMN menekankan tata kelola kota
berkelanjutan, sehingga konsistensi implementasi RTRW menjadi kunci.
Penjelasan: Implementasi RTRW butuh kelembagaan kuat, bukan hanya
dokumen.
No comments:
Post a Comment