Saturday, November 22, 2025

Latihan Soal - Topik Makroekonomi: PDB (GDP)

Soal Latihan: PDB (GDP) 

1

PDB nominal berbeda dari PDB riil karena:
a. PDB riil memasukkan transaksi luar negeri.
b. PDB nominal dihitung dengan harga konstan, sedangkan PDB riil dengan harga berlaku.
c. PDB nominal dihitung dengan harga berlaku pada tahun pengukuran; PDB riil disesuaikan untuk menghilangkan pengaruh perubahan harga.
d. PDB riil hanya menghitung jasa.
e. PDB nominal mengukur kesejahteraan penuh.
Jawab: c.
Penjelasan: PDB nominal = nilai output × harga saat itu. PDB riil = nilai output dihitung pada harga dasar (konstan) untuk menghilangkan efek inflasi.


2

Komponen utama pendekatan pengeluaran (expenditure approach) untuk menghitung PDB adalah:
a. Konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, ekspor neto (C + I + G + (X−M)).
b. Konsumsi saja.
c. Upah dan sewa saja.
d. Transfer pemerintah saja.
e. Ekspor saja.
Jawab: a.
Penjelasan: Expenditure approach menjumlahkan semua pengeluaran final: C, I, G, dan net export (X−M).


3

Mengapa transfer payments (mis. bantuan sosial, tunjangan pensiun) tidak dimasukkan langsung dalam PDB?
a. Karena merupakan investasi.
b. Karena bukan pembelian barang/jasa baru — hanya transfer pendapatan, bukan output.
c. Karena selalu kecil nilainya.
d. Karena merupakan bagian dari impor.
e. Karena adalah produksi ilegal.
Jawab: b.
Penjelasan: Transfer memindahkan pendapatan tanpa menghasilkan barang/jasa baru pada periode tersebut.


4

Value added digunakan untuk menghindari double counting dalam perhitungan PDB. Ini berarti:
a. Menghitung penjualan kotor semua perusahaan.
b. Menghitung hanya margin setiap tahap produksi (nilai tambah) sehingga tidak menghitung input yang sudah dihitung sebelumnya.
c. Menghapus biaya tenaga kerja.
d. Menambahkan nilai impor.
e. Menghitung produk setengah jadi ganda.
Jawab: b.
Penjelasan: Penjumlahan value added tiap tahap menghasilkan total output final tanpa menghitung ulang input antar-tahap.


5

Jika suatu negara memiliki PDB tinggi tetapi indeks Gini sangat tinggi, maka kesimpulan yang tepat adalah:
a. Kesejahteraan merata.
b. PDB tinggi memastikan kesejahteraan seluruh lapisan.
c. Kesejahteraan tidak otomatis merata — PDB tidak mengukur distribusi pendapatan.
d. PDB mengukur kebahagiaan.
e. Gini tidak berhubungan dengan distribusi.
Jawab: c.
Penjelasan: PDB agregat tidak memberi informasi tentang bagaimana pendapatan dibagi; indeks Gini menunjukkan ketimpangan.


6

PDB per kapita paling tepat dipakai untuk:
a. Mengukur ukuran total ekonomi.
b. Mengukur rata-rata output per orang sebagai indikator kasar standar hidup.
c. Mengukur distribusi pendapatan.
d. Mengukur kualitas udara.
e. Menghitung laju inflasi.
Jawab: b.
Penjelasan: PDB per kapita = PDB / jumlah penduduk; indikator kasar rata-rata output per orang (standar hidup rata-rata).


7

Jika PDB meningkat 5% dalam satu tahun sementara populasi tumbuh 2%, pertumbuhan PDB per kapita sekitar:
a. 7%
b. 3%
c. 2%
d. −3%
e. 10%
Jawab: b. 3%
Penjelasan (aritmetika): Pertumbuhan per kapita ≈ pertumbuhan PDB − pertumbuhan populasi = 5% − 2% = 3%.


8

Perbedaan antara GNP (Gross National Product) dan GDP (Gross Domestic Product) adalah:
a. GNP mengukur output di dalam wilayah geografis, GDP mengukur output warga negara.
b. GNP = GDP + pendapatan faktor dari luar negeri − pendapatan faktor kepada luar negeri (memperhitungkan pendapatan warga negara di luar negeri).
c. GNP hanya menghitung jasa.
d. GDP selalu lebih besar dari GNP.
e. Tidak ada perbedaan.
Jawab: b.
Penjelasan: GNP menghitung produksi oleh warga negara (residents) terlepas lokasi; GDP menghitung produksi dalam batas wilayah.


9

GDP deflator dan CPI keduanya ukuran harga. Perbedaan pentingnya adalah:
a. CPI mencakup semua barang & jasa termasuk barang investasi; GDP deflator tidak.
b. GDP deflator mencerminkan harga semua barang/jasa dalam PDB (termasuk investasi, pemerintah), CPI mencerminkan harga keranjang konsumsi rumah tangga.
c. CPI mengukur harga ekspor.
d. GDP deflator hanya untuk impor.
e. Mereka identik.
Jawab: b.
Penjelasan: GDP deflator = (PDB nominal / PDB riil) × 100; CPI memakai keranjang konsumsi konsumen.


10

Suatu negara A mencatat PDB riil 1.000 triliun pada basis 2010 dan PDB nominal 1.200 triliun pada 2020; GDP deflator tahun 2020 adalah:
a. 100
b. 120
c. 83,33
d. 1.200
e. 1.000
Jawab: b. 120
Penjelasan (aritmetika digit-by-digit): GDP deflator = (PDB nominal / PDB riil) × 100 = (1,200 / 1,000) × 100 = 1.2 × 100 = 120.


11

Jika impor meningkat semua hal lain tetap, pengaruhnya terhadap PDB (expenditure approach) adalah:
a. Meningkatkan PDB karena impor menambah konsumsi.
b. Mengurangi PDB karena net export (X−M) turun; impor tidak dihitung sebagai output domestik.
c. Tidak berpengaruh karena PDB tidak terkait perdagangan.
d. Selalu memperbaiki neraca perdagangan.
e. Menambah investasi domestik.
Jawab: b.
Penjelasan: Dalam rumus PDB (C+I+G+(X−M)), peningkatan M menurunkan X−M dan menurunkan PDB, ceteris paribus.


12

Inventory changes (perubahan persediaan) dihitung sebagai bagian investasi I karena:
a. Perubahan persediaan bukan bagian dari PDB.
b. Perubahan persediaan mencerminkan produksi yang tidak terjual pada periode tersebut — tetap merupakan output yang diproduksi.
c. Karena persediaan selalu turun.
d. Karena persediaan hanya impor.
e. Karena persediaan bukan biaya.
Jawab: b.
Penjelasan: Jika perusahaan menambah persediaan, itu adalah produksi yang belum terjual — masuk investasi (I).


13

Statistical discrepancy muncul dalam akun PDB karena:
a. Selalu ada pembajakan data.
b. Perbedaan pengukuran antara pendekatan pengeluaran, produksi, dan pendapatan sehingga penyesuaian kecil diperlukan.
c. PDB hanya dihitung satu kali.
d. Tidak ada perbedaan; discrepancy selalu nol.
e. Karena hanya satu pendekatan yang valid.
Jawab: b.
Penjelasan: Tiga pendekatan harus sama teorinya, tetapi data praktis menyebabkan perbedaan sehingga ada statistical discrepancy.


14

Pertumbuhan ekonomi dapat menurun meskipun PDB nominal meningkat sangat kuat. Penyebab paling mungkin adalah:
a. Deflasi.
b. Inflasi tinggi — PDB nominal naik karena kenaikan harga, sementara PDB riil (volume) stagnan atau menurun.
c. PDB riil selalu mengikuti PDB nominal.
d. Penduduk turun drastis.
e. Ekspor menurun.
Jawab: b.
Penjelasan: Inflasi mendorong kenaikan nilai nominal; hanya PDB riil yang mencerminkan perubahan output.


15

Output gap positif berarti:
a. PDB aktual < PDB potensial → ekonomi underutilized.
b. PDB aktual = PDB potensial.
c. PDB aktual > PDB potensial → tekanan inflasi kemungkinan naik karena ekonomi berjalan di atas kapasitas potensial.
d. Tidak relevan untuk kebijakan.
e. Menunjukkan deflasi.
Jawab: c.
Penjelasan: Output gap = PDB aktual − PDB potensial; positif menandakan overheating ekonomi.


16

Jika marginal propensity to consume (MPC) = 0,8, multiplier fiskal sederhana (pengganda pengeluaran) adalah:
a. 1
b. 4
c. 5
d. 0,8
e. 8
Jawab: c. 5
Penjelasan (aritmetika): Spending multiplier = 1 / (1 − MPC) = 1 / (1 − 0.8) = 1 / 0.2 = 5.


17

Kebijakan fiskal ekspansif (meningkatkan G) akan berdampak langsung pada PDB menurut model sederhana Keynesian karena:
a. Tidak ada efek pengganda.
b. Penambahan pengeluaran pemerintah meningkatkan permintaan agregat, dikalikan oleh multiplier → kenaikan PDB lebih dari kenaikan G.
c. PDB menurun otomatis.
d. Hanya memengaruhi harga impor.
e. Hanya memengaruhi neraca transaksi berjalan.
Jawab: b.
Penjelasan: Dalam kerangka multiplier, ΔY = multiplier × ΔG.


18

Jika suatu negara mengalami peningkatan besar dalam kegiatan ekonomi informal (shadow economy), implikasi terhadap PDB resmi adalah:
a. PDB resmi akan naik otomatis.
b. PDB resmi cenderung understate (meremehkan) output nyata karena sebagian aktivitas tidak tercatat.
c. Tidak ada hubungan antara ekonomi informal dan PDB.
d. PDB selalu melebihkan output.
e. Ekonomi informal tidak pernah signifikan.
Jawab: b.
Penjelasan: Aktivitas tak tercatat menyebabkan PDB resmi lebih rendah daripada output sesungguhnya.


19

Perbedaan antara pendekatan produksi (value added) dan pendekatan pendapatan (income approach) untuk menghitung PDB adalah:
a. Produksi menghitung output; pendapatan menjumlahkan kompensasi faktor (upah, sewa, bunga, profit) + pajak neto.
b. Hanya satu yang valid.
c. Pendapatan tidak mencakup keuntungan.
d. Produksi menghitung pajak saja.
e. Tidak ada perbedaan.
Jawab: a.
Penjelasan: Kedua pendekatan berbeda fokus metodologis tetapi seharusnya menghasilkan angka yang sama (dengan perbedaan statistik).


20

Jika suatu negara mengalami defisit tabungan domestik lebih besar dari investasi domestik, implikasi neraca makroekonomi adalah:
a. Surplus current account.
b. Kebutuhan pembiayaan eksternal/impor modal (capital inflow) — i.e. S < I → (I − S) = NX negatif (impor modal).
c. Tidak ada kaitan dengan perdagangan.
d. Selalu menyebabkan inflasi turun.
e. Tidak mempengaruhi kurs.
Jawab: b.
Penjelasan: Identitas makro: S − I = NX; jika S < I → NX negatif → negara membiayai investasi dengan arus modal masuk.


21

Bagaimana perlakuan barang setengah jadi yang diimpor terhadap perhitungan PDB impor?
a. Tidak dihitung sama sekali.
b. Impor barang setengah jadi meningkatkan M sehingga menurunkan X−M, tetapi nilai tambah di dalam negeri dari pengolahan tetap dihitung dalam PDB.
c. Selalu menambah PDB penuh tanpa pengurangan.
d. Dikurangi dari konsumsi.
e. Dianggap sebagai investasi.
Jawab: b.
Penjelasan: Impor menghitung nilai barang masuk; ketika diolah di dalam negeri, hanya nilai tambah domestik yang tercatat dalam PDB.


22

Jika pemerintah menaikkan pajak konsumsi (PPN) dan tidak mengubah belanja publik, pengaruh jangka pendek terhadap PDB ceteris paribus kemungkinan adalah:
a. PDB naik karena penerimaan pajak naik.
b. PDB turun karena konsumsi dapat menurun akibat harga naik → permintaan agregat turun.
c. PDB tidak berubah.
d. PDB naik sebanding 1:1.
e. Hanya mempengaruhi impor.
Jawab: b.
Penjelasan: Kenaikan pajak konsumsi menaikkan harga relatif barang konsumsi; penurunan konsumsi menekan permintaan agregat.


23

Peran depresiasi (consumption of fixed capital) dalam PDB adalah:
a. Dikurangkan untuk mendapatkan Net Domestic Product (NDP) dari GDP: NDP = GDP − Depresiasi.
b. Ditambahkan ke GDP.
c. Tidak relevan.
d. Sama dengan impor.
e. Hanya untuk neraca pembayaran.
Jawab: a.
Penjelasan: Depresiasi (kapital consumption) menggambarkan penurunan nilai modal; NDP mengoreksi GDP untuk pemakaian modal.


24

Penghitungan PDB dengan metode pendapatan memperhitungkan pajak tidak langsung dikurangi subsidi karena:
a. Pajak tidak harus dimasukkan.
b. Pajak tidak langsung menaikkan harga sehingga mencerminkan pengembalian kepada pemerintah; subsidi menurunkan harga sehingga perlu dikoreksi agar jumlah pendapatan faktor sesuai output.
c. Subsidi sama dengan pajak.
d. Pajak tidak pernah berubah.
e. Agar NDP meningkat.
Jawab: b.
Penjelasan: Pajak tidak langsung (net) disertakan untuk menyelaraskan nilai produksi pasar dengan pendapatan yang diterima sektor produksi.


25

Jika suatu negara mengadopsi metode chained-volume index untuk menghitung PDB riil, keuntungan utamanya adalah:
a. Hasil lebih stabil dan memperkecil bias akibat perubahan struktur ekonomi / substitution bias antar tahun basis.
b. Selalu menghasilkan angka lebih kecil.
c. Hanya untuk negara besar.
d. Menghapus kebutuhan statistik.
e. Menghitung hanya ekspor.
Jawab: a.
Penjelasan: Chained indices mengurangi masalah pemilihan tahun dasar tunggal ketika komposisi output berubah.


26

PDB menurun sementara pengeluaran pemerintah meningkat drastis. Penjelasan yang mungkin adalah:
a. Kenaikan belanja itu bukan pembelian barang/jasa final (mis. transfer) sehingga tidak langsung menaikkan PDB.
b. Selalu seharusnya menaikkan PDB.
c. PDB hanya dipengaruhi sektor swasta.
d. Pengeluaran pemerintah otomatis selalu memicu inflasi bukan output.
e. PDB tidak terkait kebijakan fiskal.
Jawab: a.
Penjelasan: Jika belanja pemerintah berupa transfer atau subsidi (bukan pembelian barang/jasa final), dampak langsung pada PDB bisa kecil; juga ada waktu lag dan multiplier.


27

Jika PDB riil tahun t = 900, PDB riil tahun t+1 = 945, maka pertumbuhan riil tahunan adalah:
a. 5%
b. 45%
c. 0,05%
d. −5%
e. 1,05%
Jawab: a. 5%
Penjelasan (hitung digit-by-digit): Growth = (945 − 900) / 900 = 45 / 900 = 0.05 = 5%.


28

Mengapa kebijakan proteksi jangka pendek (tarif tinggi) bisa meningkatkan PDB domestik sementara namun merugikan jangka panjang?
a. Karena tidak ada efek jangka panjang.
b. Proteksi dapat mendorong produksi domestik (naik PDB) namun menurunkan efisiensi, inovasi, dan mengurangi persaingan sehingga berdampak negatif jangka panjang.
c. Proteksi selalu memperbaiki produktivitas.
d. Proteksi memperbesar ekspor otomatis.
e. Proteksi tidak pernah berdampak pada harga konsumen.
Jawab: b.
Penjelasan: Proteksi mengubah insentif; jangka pendek mungkin naik output, tapi insentif efisiensi jangka panjang turun.


29

Jika suatu proyek pembangunan infrastruktur memiliki Benefit-Cost Ratio (B/C) = 0,9, artinya:
a. Manfaat > biaya → proyek layak.
b. Manfaat = biaya.
c. Manfaat < biaya → proyek secara ekonomi tidak layak.
d. B/C tidak relevan.
e. B/C menunjukkan profit perusahaan.
Jawab: c.
Penjelasan: B/C < 1 berarti total manfaat diskonto lebih kecil dari biaya — tidak layak dari perspektif CBA.


30

Bagaimana PDB berhubungan dengan kesejahteraan lingkungan?
a. PDB secara otomatis mengukur keberlanjutan lingkungan.
b. PDB bisa meningkat sementara kerusakan lingkungan juga meningkat — sehingga PDB tidak menunjukkan sustainability; perlu indikator pelengkap (Green GDP, indeks kualitas lingkungan).
c. PDB menurun saat lingkungan rusak.
d. Lingkungan tidak pernah mempengaruhi PDB.
e. PDB dan lingkungan selalu seiring.
Jawab: b.
Penjelasan: PDB tidak menghitung degradasi lingkungan; kenaikan aktivitas ekonomi bisa menimbulkan external costs yang tidak tercermin oleh PDB.


No comments:

Post a Comment