Friday, October 10, 2025

Test - Analisis Perencanaan Berbasis Ruang (Struktur Internal Ruang Kota)

 📘 Soal Latihan Pilihan Ganda (30 Butir)

(Analisis Perencanaan Berbasis Ruang & Kebijakan Nasional)


1.

Konsep dasar teori Bid Rent adalah…
A. Harga tanah semakin tinggi di daerah pedesaan
B. Harga tanah semakin murah di CBD
C. Harga tanah semakin mahal mendekati pusat kota
D. Harga tanah selalu sama di semua lokasi

Jawaban: C
Penjelasan: Teori Bid Rent menjelaskan bahwa sewa/harga tanah menurun semakin jauh dari pusat kota (CBD).


2.

Kawasan industri umumnya terletak di pinggiran kota karena…
A. Membutuhkan lahan kecil
B. Mampu membayar sewa tinggi
C. Membutuhkan lahan luas dan sewa rendah
D. Dekat dengan pusat pemerintahan

Jawaban: C
Penjelasan: Industri butuh ruang luas dengan harga tanah murah → sesuai Bid Rent Theory.


3.

Model kota konsentris (Burgess) ditandai oleh…
A. Kota berkembang mengikuti koridor transportasi
B. Kota berkembang melingkar dari pusat ke pinggiran
C. Kota memiliki banyak sub-pusat pertumbuhan
D. Kota tanpa pola ruang

Jawaban: B
Penjelasan: Model Burgess menggambarkan pola konsentris (CBD → zona transisi → permukiman menengah → komuter).


4.

Kebijakan pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di Jakarta merupakan contoh penerapan…
A. Model Konsentris
B. Model Sektor
C. Model Inti Berganda
D. Segregasi Keruangan

Jawaban: B
Penjelasan: TOD berkembang di sepanjang koridor transportasi, sesuai teori Hoyt (sektor).


5.

Program Green City Development dari Kementerian PUPR bertujuan utama untuk…
A. Meningkatkan nilai tanah di CBD
B. Menambah RTH minimal 30% kota
C. Meningkatkan harga properti
D. Memindahkan industri ke desa

Jawaban: B
Penjelasan: Salah satu indikator Green City adalah RTH minimal 30%.


6.

Yang dimaksud dengan segregasi keruangan adalah…
A. Semua fungsi kota bercampur
B. Fungsi kota berbeda-beda, tersebar acak
C. Aktivitas serupa cenderung mengelompok, berbeda cenderung terpisah
D. Pusat kota tanpa zoning

Jawaban: C
Penjelasan: Segregasi keruangan terjadi karena syarat lokasi & kemampuan bayar sewa.


7.

Pusat kegiatan ekonomi di Jakarta tidak hanya di CBD Sudirman–Thamrin, tetapi juga di BSD City, Kelapa Gading, dan Kemayoran. Ini contoh model…
A. Konsentris
B. Sektor
C. Inti Berganda
D. Acak

Jawaban: C
Penjelasan: Banyak sub-pusat pertumbuhan → inti berganda (Harris & Ullman).


8.

Kebijakan IKN Nusantara dengan konsep 15-minute city mencerminkan penerapan…
A. Model Konsentris klasik
B. Model Polisentris modern
C. Segregasi fungsional penuh
D. Green Belt Theory

Jawaban: B
Penjelasan: IKN dirancang dengan pusat-pusat baru (pemerintahan, ekonomi, riset) → polisentris.


9.

RTRW Kota Semarang yang memisahkan kawasan industri di Genuk dari kawasan permukiman adalah contoh…
A. Bid Rent
B. Zonasi penggunaan lahan
C. TOD
D. Konsentris

Jawaban: B
Penjelasan: RTRW mengatur zonasi agar fungsi kota tidak saling konflik.


10.

Konsep hinterland dalam penggunaan lahan komersial berarti…
A. Daerah pinggiran kota yang sepi
B. Daerah penyangga dengan fungsi sama
C. Daerah cakupan pasar yang mendukung aktivitas komersial
D. Daerah industri berat

Jawaban: C
Penjelasan: Komersial butuh market threshold dan hinterland sebagai basis konsumen.


11.

Kebijakan nasional yang mengatur kawasan Batam, Bintan, dan Karimun adalah…
A. UU Penataan Ruang
B. Perpres No. 1 Tahun 2024
C. RPJMN 2015–2019
D. RTRW Kepri 2030

Jawaban: B
Penjelasan: Perpres 1/2024 tentang RIP Kawasan Perdagangan Bebas & Pelabuhan Bebas BBK.


12.

Urban sprawl di Bandung dikendalikan melalui…
A. Zonasi metropolitan Cekungan Bandung
B. TOD
C. Green Belt Nasional
D. Pusat pemerintahan

Jawaban: A
Penjelasan: RTRW Metropolitan Cekungan Bandung dibuat untuk mengendalikan urban sprawl.


13.

Konsep TOD menekankan pada…
A. Zonasi industri di pinggiran kota
B. Pembangunan sekitar simpul transportasi publik
C. Peningkatan harga lahan di CBD
D. Relokasi kantor pemerintah

Jawaban: B
Penjelasan: TOD = integrasi ruang kota dengan simpul transportasi publik.


14.

Dalam teori Bid Rent, fungsi lahan yang mampu membayar sewa tertinggi di CBD adalah…
A. Residensial
B. Komersial
C. Industri
D. RTH

Jawaban: B
Penjelasan: Komersial (retail, kantor) bisa bayar sewa tertinggi di pusat kota.


15.

Surabaya sering jadi contoh kota hijau karena…
A. Banyak industri di CBD
B. Konsentris klasik
C. Menjaga banyak RTH dan taman kota
D. Nilai tanahnya murah

Jawaban: C
Penjelasan: Surabaya dikenal dengan taman kota yang terjaga → Green City.


16.

Model sektor (Hoyt) cocok menjelaskan…
A. Perkembangan sepanjang koridor jalan/transportasi
B. Kota melingkar penuh
C. Polisentris modern
D. Kota tanpa struktur

Jawaban: A
Penjelasan: Hoyt menggambarkan pertumbuhan kota sepanjang koridor transportasi.


17.

Yang dimaksud dengan population threshold adalah…
A. Jumlah minimum penduduk untuk mendukung aktivitas komersial
B. Jumlah maksimum perumahan
C. Jumlah industri yang dapat ditampung kota
D. Batas kepadatan perumahan

Jawaban: A
Penjelasan: Aktivitas komersial butuh population threshold agar bisa beroperasi.


18.

Konsep market threshold merujuk pada…
A. Harga tanah terendah di CBD
B. Luas wilayah pasar yang diperlukan untuk mendukung aktivitas
C. Jumlah minimum pabrik di kota
D. Kapasitas jalan utama

Jawaban: B
Penjelasan: Market threshold = wilayah pasar minimum yang dibutuhkan.


19.

Contoh segregasi keruangan di Jakarta adalah…
A. Mall bercampur dengan perumahan kumuh
B. Glodok sebagai pusat elektronik, Tanah Abang sebagai pusat tekstil
C. Permukiman elite di tengah kawasan industri
D. RTH digunakan untuk industri

Jawaban: B
Penjelasan: Aktivitas serupa cenderung mengelompok → segregasi keruangan.


20.

Kebijakan RPJMN 2020–2024 menekankan pembangunan perkotaan dengan…
A. Urban sprawl
B. TOD dan kota berkelanjutan
C. Relokasi semua industri
D. Kota konsentris

Jawaban: B
Penjelasan: RPJMN mendorong TOD dan kota berkelanjutan.


21.

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan konsep 15-minute city berarti…
A. Semua fungsi kota dipusatkan di CBD tunggal
B. Fasilitas dasar dapat dijangkau dalam waktu 15 menit berjalan kaki/sepeda
C. Semua kawasan harus memiliki pusat perbelanjaan besar
D. Industri berat diletakkan di pusat pemerintahan

Jawaban: B
Penjelasan: 15-minute city = perencanaan kota inklusif di mana fasilitas dasar mudah diakses tanpa kendaraan bermotor.


22.

Mengapa kawasan residensial kelas menengah sering berkembang di zona pinggiran?
A. Tidak mampu membayar sewa tinggi di pusat kota
B. Membutuhkan akses langsung ke CBD
C. Selalu ditetapkan dalam RTRW
D. Harus bersebelahan dengan industri

Jawaban: A
Penjelasan: Permukiman menengah dan rendah butuh lahan luas dengan sewa lebih rendah, sehingga bergeser ke pinggir kota.


23.

Kebijakan pembangunan metropolitan Bandung Raya diarahkan untuk…
A. Mendorong urban sprawl bebas ke semua arah
B. Mengendalikan penyebaran kota dengan zonasi ketat
C. Menghilangkan kawasan lindung di Lembang
D. Memusatkan semua kegiatan di satu CBD

Jawaban: B
Penjelasan: RTRW Metropolitan Cekungan Bandung mengendalikan urban sprawl dengan zonasi.


24.

Perpres No. 1 Tahun 2024 mengatur RIP untuk kawasan…
A. Jakarta, Bogor, Depok
B. Batam, Bintan, Karimun
C. Medan, Deli Serdang, Binjai
D. Balikpapan, Samarinda, Penajam

Jawaban: B
Penjelasan: Perpres 1/2024 mengatur RIP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, Karimun.


25.

Dalam Bid Rent Theory, fungsi lahan yang paling jauh dari CBD biasanya adalah…
A. Komersial
B. Residensial kelas atas
C. Industri dan permukiman kelas rendah
D. Kantor pemerintahan

Jawaban: C
Penjelasan: Industri dan permukiman sederhana menempati lahan pinggiran karena sewa murah.


26.

Contoh nyata segregasi fungsional di Indonesia adalah…
A. Kawasan Malioboro di Yogyakarta (perdagangan & wisata)
B. Kawasan perumahan elite Pondok Indah di CBD Jakarta
C. Kawasan sawah di tengah kota Surabaya
D. RTH digunakan untuk gudang

Jawaban: A
Penjelasan: Malioboro fokus pada perdagangan & wisata → segregasi fungsional.


27.

Konsep hinterland pelabuhan berkaitan erat dengan…
A. Area layanan ekonomi dan logistik pelabuhan
B. Pusat CBD kota
C. RTH dan taman kota
D. Kawasan elite residensial

Jawaban: A
Penjelasan: Hinterland pelabuhan adalah daerah yang dilayani untuk distribusi barang dan jasa.


28.

Program Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia diarahkan untuk…
A. Menambah CBD baru di semua kota
B. Mengintegrasikan teknologi digital dalam tata kelola perkotaan
C. Menghapuskan RTH di pusat kota
D. Memindahkan semua industri ke desa

Jawaban: B
Penjelasan: Smart City = penggunaan teknologi (IoT, big data) untuk pengelolaan kota yang efisien.


29.

Kebijakan pembangunan perkotaan yang berfokus pada TOD di Jabodetabek selaras dengan…
A. RPJMN 2020–2024
B. Perpres No. 1 Tahun 2024
C. RTRW Kepri
D. UU Kelautan

Jawaban: A
Penjelasan: RPJMN 2020–2024 menekankan pembangunan perkotaan berkelanjutan & TOD.


30.

Mengapa konsep perencanaan berbasis ruang penting bagi Bappenas dalam penyusunan RPJMN/RPJPN?
A. Agar kota-kota bisa bersaing dalam harga tanah
B. Agar pembangunan nasional selaras dengan tata ruang, mengurangi konflik fungsi, dan mendukung keberlanjutan
C. Agar semua kawasan menjadi CBD
D. Agar industri selalu berada di pusat kota

Jawaban: B
Penjelasan: Analisis ruang kota membantu sinkronisasi pembangunan nasional dengan tata ruang agar efisien, berkelanjutan, dan tidak saling tumpang tindih.


📘 Soal Latihan Esai – Analisis Perencanaan Berbasis Ruang


1.

Jelaskan bagaimana konsep Bid Rent Theory dapat menjelaskan fenomena pergeseran industri dari Jakarta ke Bekasi, Karawang, dan Cikarang!

Jawaban & Penjelasan:

  • Bid Rent Theory → semakin jauh dari CBD, harga tanah lebih murah.
  • Industri butuh lahan luas, sewa rendah, akses logistik baik → memilih lokasi di pinggiran (Bekasi–Karawang–Cikarang).
  • Kebijakan: sesuai RTRW Nasional dan RPJMN 2020–2024 yang mendorong pengembangan kawasan industri di luar Jakarta untuk mengurangi beban metropolitan.

2.

Analisis bagaimana kebijakan Transit Oriented Development (TOD) di Jabodetabek berkontribusi pada pencapaian target RPJMN 2020–2024.

Jawaban & Penjelasan:

  • TOD → mendorong penggunaan transportasi publik, menekan kemacetan, polusi, dan urban sprawl.
  • Nilai lahan di sekitar simpul MRT/LRT naik → terjadi re-zoning lahan (perumahan sederhana terdorong ke pinggiran).
  • Mendukung target RPJMN: perkembangan perkotaan berkelanjutan dan integrasi transportasi.

3.

Surabaya dikenal sebagai kota hijau dengan banyak RTH. Bagaimana strategi Surabaya dapat dijadikan contoh implementasi Green City Development Program nasional?

Jawaban & Penjelasan:

  • Surabaya konsisten menjaga 30% RTH, termasuk taman-taman kota yang multifungsi.
  • Fungsi: pengendali banjir, ruang sosial, penurun polusi.
  • Kebijakan: mendukung program Green City Development (GCDP) Kementerian PUPR → bisa direplikasi ke kota-kota lain (Makassar, Medan).

4.

Bandung Metropolitan mengalami masalah urban sprawl. Analisis kebijakan yang dapat dilakukan untuk mengendalikannya dengan pendekatan perencanaan berbasis ruang.

Jawaban & Penjelasan:

  • Urban sprawl → pemekaran kota tidak terkendali ke Kab. Bandung, Sumedang.
  • Solusi: penguatan RTRW Metropolitan Cekungan Bandung, pengendalian alih fungsi lahan pertanian, dan pembangunan berbasis koridor transportasi (TOD).
  • Sesuai arahan RPJMN 2020–2024 → mendorong pertumbuhan kota menengah dan pengendalian metropolitan.

5.

Analisis konsep multiple nuclei model dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jawaban & Penjelasan:

  • IKN dirancang dengan pusat-pusat baru: pemerintahan, ekonomi, riset, budaya.
  • Tidak semua aktivitas terpusat di satu CBD → sesuai model inti berganda (multiple nuclei).
  • Kebijakan: selaras dengan visi Indonesia Emas 2045, mengurangi ketimpangan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa.

6.

Jelaskan keterkaitan kebijakan Perpres No. 1 Tahun 2024 tentang RIP Kawasan Batam–Bintan–Karimun (BBK) dengan teori perwilayahan kota.

Jawaban & Penjelasan:

  • Perpres 1/2024: Batam (industri/logistik), Bintan (pariwisata), Karimun (maritim).
  • Contoh polisentris (inti berganda) → fungsi kawasan dipisahkan untuk efisiensi dan menghindari konflik.
  • Sesuai teori segregasi keruangan dan Bid Rent.

7.

Bagaimana penerapan population threshold dan market threshold dapat menjelaskan perkembangan pusat perbelanjaan modern di kota menengah Indonesia?

Jawaban & Penjelasan:

  • Population threshold → jumlah minimum penduduk untuk mendukung aktivitas komersial.
  • Market threshold → luas pasar yang diperlukan.
  • Kota menengah (misal: Pekanbaru, Samarinda) berkembang mall karena jumlah penduduk & daya beli mencukupi.
  • Kebijakan: sejalan dengan strategi pengembangan kota menengah dalam RPJMN.

8.

Kebijakan Smart City diterapkan di banyak kota Indonesia. Jelaskan tantangan implementasinya dalam konteks perencanaan berbasis ruang.

Jawaban & Penjelasan:

  • Tantangan:
    • Integrasi sistem transportasi dengan tata ruang.
    • Kesenjangan digital antarwilayah.
    • Pendanaan & kapasitas SDM.
  • Perencanaan berbasis ruang membantu menempatkan pusat data, jaringan infrastruktur, dan sistem monitoring kota.
  • Mendukung target transformasi digital Indonesia 2025.

9.

Analisis hubungan antara segregasi keruangan dan fenomena munculnya kawasan hunian eksklusif (gated community) di kota-kota besar Indonesia.

Jawaban & Penjelasan:

  • Segregasi keruangan: aktivitas/fungsi homogen cenderung mengelompok.
  • Gated community → respon kelas menengah-atas terhadap keamanan, prestise, kualitas lingkungan.
  • Dampak: meningkatkan ketimpangan sosial-spasial, membatasi interaksi sosial.
  • Kebijakan: perencana harus memastikan integrasi akses publik & RTH agar kota tetap inklusif.

10.

Jelaskan peran analisis struktur ruang kota dalam mendukung kebijakan nasional hilirisasi industri.

Jawaban & Penjelasan:

  • Hilirisasi butuh kawasan industri baru → harus diarahkan ke lokasi dengan lahan luas, akses transportasi baik, jauh dari permukiman.
  • Analisis struktur ruang membantu:
    • Menentukan lokasi kawasan industri strategis.
    • Menjaga keseimbangan antara fungsi ekonomi, sosial, dan lingkungan.
  • Contoh: pengembangan kawasan industri Morowali (nikel) dan Batang (Jateng).
  • Selaras dengan RPJMN & visi Indonesia Emas 2045.

No comments:

Post a Comment