Saturday, November 22, 2025

Latihan Soal - topik Mikroekonomi: Analisis Permintaan & Penawaran dan Konsep Harga.

1

Sebagai pemilik hotel kelas VIP dan Reguler, Anda menambah fasilitas internet di semua kamar. Untuk memaksimalkan pendapatan, kebijakan harga paling tepat jika permintaan kamar VIP bersifat inelastis dan permintaan kamar reguler elastis adalah:
a. Menaikkan tarif semua kamar
b. Menaikkan tarif kamar VIP saja
c. Menaikkan tarif kamar reguler saja
d. Menurunkan tarif kamar VIP saja
e. Menurunkan tarif semua kamar
Jawab: b.
Penjelasan: Ketika permintaan inelastis, menaikkan harga meningkatkan total penerimaan. Untuk segmen elastis, kenaikan harga menurunkan TR.


2

Jika pemerintah menetapkan harga maksimum (ceiling) pada sewa rumah di kota X di bawah harga keseimbangan, yang kemungkinan terjadi adalah:
a. Surplus unit rumah sewa
b. Kekurangan (shortage) unit sewa dan antrean
c. Permintaan turun drastis
d. Peningkatan penawaran baru cepat
e. Keseimbangan pasar tercapai
Jawab: b.
Penjelasan: Ceiling di bawah equilibrium → Qd > Qs → shortage.


3

Harga rokok naik 20% dan permintaan turun 5%. Elastisitas harga permintaan kira-kira:
a. 0,25 (inelastis)
b. 4,0 (sangat elastis)
c. −0,25 (inelastis)
d. −4,0
e. 0,05
Jawab: c. −0,25 (inelastis)
Penjelasan: Ed = %ΔQ / %ΔP = (−5%) / 20% = −0.25 — respons kecil terhadap harga, inelastis.


4

Perusahaan mobil domestik diberi subsidi pembelian oleh pemerintah. Dampak jangka pendek paling mungkin adalah:
a. Penawaran bergeser ke kiri
b. Penawaran bergeser ke kanan (lebih banyak mobil tersedia)
c. Harga naik drastis
d. Keseimbangan tidak berubah
e. Deadweight loss hilang
Jawab: b.
Penjelasan: Subsidi menurunkan biaya produsen/pricing → supply curve bergeser kanan, harga ekuilibrium turun, Q naik.


5

Jika dua barang A dan B mempunyai elastisitas silang (cross-price) positif, maka A dan B adalah:
a. Komplementer
b. Substitusi
c. Barang normal
d. Barang inferior
e. Independen
Jawab: b.
Penjelasan: Cross-price > 0 → kenaikan harga A menaikkan permintaan B → substitusi.


6

Perusahaan pajak spesifik (Rp per unit) pada sebuah barang. Siapa menanggung beban pajak tergantung terutama pada:
a. Elastisitas permintaan relatif terhadap penawaran
b. Harga pasar saja
c. Jumlah perusahaan di pasar
d. Biaya tetap perusahaan
e. Jumlah konsumen potensial
Jawab: a.
Penjelasan: Incidence bergantung pada elastisitas; lebih inelastis pihak menanggung lebih besar.


7

Jika harga buah jeruk turun dari Rp10.000 ke Rp8.000 per kg dan permintaan naik dari 100 kg ke 140 kg, elastisitas titik-ke-titik kira-kira:
a. 0,4
b. −2,5
c. 2,5
d. −2,0
e. 2,0
Jawab: e. 2,0 (elas­tis)
Perhitungan singkat: ΔQ = 40; Q awal =100 → %ΔQ = 40/100 = 0.40 = 40%
ΔP = −2,000; P awal =10,000 → %ΔP = −2,000/10,000 = −0.20 = −20%
Ed = 40% / (−20%) = −2 → absolut 2 → elastis. (jawab e menunjukkan 2,0)


8

Firma yang menerapkan price discrimination tingkat kedua umumnya:
a. Menetapkan satu harga untuk semua konsumen
b. Menjual paket/kuantitas berbeda dengan harga berbeda kepada segmen yang berbeda
c. Menjual hanya satu unit per konsumen
d. Tidak dapat memaksimalkan surplus produsen
e. Harus memiliki pasar persaingan sempurna
Jawab: b.
Penjelasan: Diskriminasi tingkat kedua: harga berbeda berdasarkan jumlah/paket, bukan identitas konsumen.


9

Suatu pasar monopoli menetapkan output di mana MR = MC. Jika pemerintah memaksa harga dipatok pada tingkat kompetitif (P = MC), hasil yang mungkin adalah:
a. Produksi turun dan harga naik
b. Produksi meningkat ke tingkat efisien, harga turun → konsumen diuntungkan
c. Deadweight loss meningkat
d. Monopoli mendapat keuntungan supernormal lebih besar
e. Tidak ada perubahan
Jawab: b.
Penjelasan: P=MC menghasilkan output efisien alokasi (persaingan sempurna), meningkatkan Q dibanding monopoli dan menurunkan P.


10

Kenaikan upah minimum yang melampaui produktivitas di sektor usaha mikro dapat menyebabkan:
a. Peningkatan tenaga kerja terampil
b. Pengurangan permintaan tenaga kerja (PHK) di sektor tertekan → pengangguran naik
c. Tidak ada efek pada pekerjaan
d. Otomatis meningkatkan produktivitas
e. Menurunkan harga produk
Jawab: b.
Penjelasan: Jika biaya tenaga kerja naik di atas produktivitas, firm mengurangi tenaga kerja atau otomatisasi.


11

Permintaan akan air minum kemasan bersifat relatif inelastis. Jika produsen menaikkan harga sedikit, efek langsung pada total revenue (TR) adalah:
a. TR turun
b. TR tetap sama
c. TR naik
d. TR menjadi nol
e. TR tidak terdefinisi
Jawab: c.
Penjelasan: Inelastis → %ΔQ < %ΔP → TR naik saat harga naik.


12

Suatu gangguan pasokan gandum (mis. gagal panen global) menyebabkan supply bergeser ke kiri. Pilihan intervensi pemerintah yang tidak sesuai bila tujuan jangka pendek adalah menstabilkan harga konsumen adalah:
a. Mengimpor stok dari luar negeri segera
b. Memberi subsidi harga ke pedagang besar tanpa syarat pengawasan (risk moral hazard)
c. Mengaktifkan buffer stock pemerintah untuk pelepasan pasokan
d. Melakukan kebijakan kuota ekspor sementara
e. Menurunkan tarif impor sementara
Jawab: b.
Penjelasan: Subsidi tanpa kontrol bisa mendorong penimbunan dan kebocoran; opsi lain lebih tepat untuk stabilisasi.


13

Barang Giffen ditandai oleh:
a. Kenaikan harga menyebabkan permintaan naik karena efek pendapatan mengungguli efek substitusi (jarang).
b. Selalu barang mewah.
c. Barang substitusi sempurna.
d. Permintaan elastis terhadap harga.
e. Selalu komplementer.
Jawab: a.
Penjelasan: Giffen: barang inferior ekstrem dengan efek pendapatan (konsumsi naik saat harga naik).


14

Jika kurva penawaran vertikal, maka:
a. Harga tidak berpengaruh pada jumlah yang ditawarkan (supply perfectly inelastic)
b. Penawaran sangat elastis
c. Produsen dapat menambah output tanpa biaya
d. Ada surplus besar saat harga turun
e. Selalu terjadi monopoli
Jawab: a.
Penjelasan: Supply vertikal = jumlah tetap; perubahan harga hanya mengubah penerimaan, tidak kuantitas.


15

Perubahan teknologi yang menurunkan biaya produksi akan:
a. Menggeser kurva permintaan ke kanan
b. Menggeser kurva penawaran ke kanan (meningkatkan supply) → menurunkan harga, menaikkan Q
c. Membuat pasar menjadi monopoli
d. Menurunkan permintaan secara permanen
e. Tidak berpengaruh pada keseimbangan
Jawab: b.
Penjelasan: Teknologi efisiensi menurunkan MC → supply kanan.


16

Jika pemerintah mengenakan pajak per unit t pada produsen, deadweight loss (DWL) timbul karena:
a. Harga tidak berubah
b. Q diproduksi dan dikonsumsi menurun di bawah Q* → hilangnya surplus total dari transaksi yang tidak terjadi
c. Semua DWL diserap oleh pemerintah
d. Produsen selalu menaikkan harga sepenuhnya sesuai pajak
e. Pajak tidak pernah mempengaruhi kesejahteraan
Jawab: b.
Penjelasan: Pajak menciptakan wedge antara Pp and Pc, mengurangi Q dan menghasilkan DWL.


17

Jika barang X memiliki income elasticity +2, maka X dikategorikan sebagai:
a. Barang inferior
b. Barang normal (mewah) — elastisitas >1
c. Barang kebutuhan pokok
d. Komplementer dari Y
e. Barang Giffen
Jawab: b.
Penjelasan: Income elasticity >1 menunjukkan barang mewah (permintaan tumbuh lebih cepat dari pendapatan).


18

Sebuah pasar mengalami kenaikan permintaan karena tren sosial; firm merespons dengan menaikkan harga sementara kapasitas produksi tetap terbatas. Dampak jangka pendek terhadap surplus produsen adalah:
a. Surplus produsen turun
b. Surplus produsen naik karena harga lebih tinggi dan beberapa produsen memperoleh margin lebih besar
c. Surplus konsumen meningkat saja
d. Deadweight loss selalu muncul
e. Tidak ada perubahan surplus manapun
Jawab: b.
Penjelasan: Di jangka pendek dengan permintaan naik, produsen dapat menaikkan harga → surplus produsen meningkat.


19

Jika permintaan suatu barang sangat sensitif terhadap ekspektasi harga di masa depan (konsumen menunda pembelian jika mengharapkan penurunan harga), maka kurva permintaan dipengaruhi oleh:
a. Hanya harga sekarang
b. Ekspektasi masa depan sebagai determinan permintaan saat ini → menyebabkan fluktuasi dan penundaan konsumsi
c. Hanya pendapatan sekarang
d. Tidak ada determinan lain selain iklan
e. Hanya kualitas barang
Jawab: b.
Penjelasan: Ekspektasi memengaruhi timing pembelian (intertemporal substitution).


20

Perusahaan A dan B menjual barang serupa. Jika A menurunkan harga sedikit dan B tidak merespons, strategi A kemungkinan menerapkan:
a. Collusion ilegal
b. Strategi price leadership / penetration untuk merebut pangsa pasar (mengorbankan margin jangka pendek)
c. Menjual barang publik
d. Menetapkan price floor
e. Menghindari persaingan sama sekali
Jawab: b.
Penjelasan: Penetapan harga rendah bisa menjadi taktik untuk meningkatkan market share.


21

Jika cross-price elasticity antara kopi dan teh adalah −0,6, artinya:
a. Kopi dan teh adalah substitusi kuat
b. Kopi dan teh adalah komplementer (negatif), hubungan lemah–sedang
c. Independen sama sekali
d. Salah satu barang inferior
e. Barang publik
Jawab: b.
Penjelasan: Cross < 0 → komplementer; −0.6 menunjukkan hubungan komplementer moderat.


22

Dalam jangka panjang, penawaran agregat cenderung lebih elastis dibanding jangka pendek karena:
a. Waktu memberi kesempatan adaptasi input (kapasitas dapat berubah) → produsen dapat menambah modal dan kapasitas.
b. Harga tidak relevan.
c. Demand selalu tetap.
d. Biaya tidak berubah.
e. Output tidak dapat diubah.
Jawab: a.
Penjelasan: Jangka panjang faktor produksi variabel → supply lebih responsif.


23

Suatu kuota impor (jumlah maksimum impor) akan:
a. Menurunkan harga domestik lebih daripada tarif dengan revenue pemerintah sama besarnya
b. Meningkatkan harga domestik, menciptakan quota rent yang biasanya dinikmati pemegang kuota (importir) bukan pemerintah
c. Selalu menurunkan surplus produsen
d. Menghilangkan DWL
e. Tidak berpengaruh pada kesejahteraan
Jawab: b.
Penjelasan: Kuota membatasi suplai → harga domestik naik; keuntungan kuota accrues to quota holders, bukan negara kecuali ada lisensi.


24

Jika permintaan barang Y menurun saat pendapatan naik, barang Y disebut:
a. Normal (kebutuhan)
b. Inferior
c. Komplementer
d. Giffen
e. Luxury good
Jawab: b. Inferior
Penjelasan: Income elasticity negatif → barang yang dikonsumsi lebih sedikit saat pendapatan naik.


25

Penerapan pajak ad valorem (persen dari harga) berbeda dari pajak spesifik (Rp/unit) karena:
a. Ad valorem menghasilkan wedge yang proporsional terhadap harga → efeknya tergantung pada harga; spesifik menambah biaya tetap per unit.
b. Keduanya selalu identik secara efek.
c. Pajak spesifik selalu lebih adil.
d. Pajak ad valorem tidak mempengaruhi harga.
e. Spesifik selalu menghasilkan DWL nol.
Jawab: a.
Penjelasan: Ad valorem: t×P, pajak berubah seiring harga; spesifik tetap Rp/unit.


26

Jika perusahaan menghadapi IS-Labor trade-off dan ingin menambah produksi cepat, keputusan marginal yang rasional adalah:
a. Menambah pekerja hingga MRPL (marginal revenue product of labor) = wage (upah marjinal)
b. Menambah pekerja tanpa batas
c. Mengurangi pekerja agar biaya turun
d. Hanya mengandalkan fixed cost
e. Menaikkan harga tanpa belajar marginal
Jawab: a.
Penjelasan: Firma mempekerjakan sampai MRPL = wage untuk memaksimalkan profit.


27

Di pasar persaingan sempurna, dalam jangka panjang keuntungan ekonomi cenderung:
a. Positif besar
b. Nol (normal profit) karena entry/exit bebas → harga = AC minimum
c. Negatif selalu
d. Tidak terdefinisi
e. Sering fluktuatif tak dapat dipelajari
Jawab: b.
Penjelasan: Free entry/exit menghapus economic profit di jangka panjang.


28

Kenaikan biaya transportasi antar pulau akan memengaruhi harga barang di pulau terpencil terutama melalui:
a. Perubahan permintaan lokal saja
b. Peningkatan biaya impor barang → supply domestik efektif turun → harga lokal naik dan ketersediaan turun
c. Tidak ada efek pada harga
d. Menurunkan permintaan di pulau utama saja
e. Menambah surplus konsumen otomatis
Jawab: b.
Penjelasan: Biaya logistik besar → meningkatnya biaya barang impor/domestik yang bersandar pada transportasi → harga naik.


29

Jika sebuah pasar mengalami penemuan substitusi teknologi (mis. mesin yang murah menggantikan tenaga kerja) maka jangka menengah efek pada upah dan pekerjaan sektor tersebut kemungkinan:
a. Upah naik drastis dan pekerjaan meningkat
b. Upah turun atau stagnan; pekerjaan turun kecuali ada penyerapan di sektor lain (struktural)
c. Tidak ada perubahan sama sekali
d. Semua pekerja menjadi lebih produktif tanpa pengaruh upah
e. Harga barang naik serentak
Jawab: b.
Penjelasan: Substitusi tenaga kerja → demand for labor turun → tekanan ke bawah pada upah dan tenaga kerja, kecuali ada transisi.


30

Sebuah pemerintah daerah mempertimbangkan menetapkan floor price pada hasil pertanian untuk melindungi petani. Risiko ekonomi paling nyata adalah:
a. Shortage di pasar lokal
b. Surplus pasokan (overproduction) jika floor > equilibrium → pemerintah harus membeli stok atau subsidi pembelian → beban fiskal
c. Menurunkan pendapatan petani
d. Menghilangkan kemampuan impor
e. Menghapus pasar formal
Jawab: b.
Penjelasan: Price floor di atas equilibrium menyebabkan surplus; pemerintah perlu intervensi pembelian/pembiayaan untuk stabilisasi.


No comments:

Post a Comment