π 30 Soal Latihan Pilihan Ganda
1.
Program indikatif
ruang pada dasarnya berfungsi
sebagai…
A. Rencana teknis detail pembangunan
B. Arahan strategis yang bersifat indikatif
C. Laporan evaluasi pembangunan tahunan
D. Instrumen penegakan hukum tata ruang
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Program indikatif tidak
bersifat detail, melainkan memberikan arahan strategis yang menghubungkan visi,
misi, kebijakan, strategi, program, dan kegiatan.
2.
Dalam hierarki
perencanaan, program indikatif menghubungkan…
A. RPJP dengan laporan kinerja
B. Visi–misi dengan kegiatan nyata
C. APBN dengan RPJPN
D. RTRW dengan dokumen akademik
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Program indikatif menjadi
jembatan dari visi–misi pembangunan hingga kegiatan implementatif.
3.
Contoh nyata penerapan
program indikatif ruang dalam RPJMN 2020–2024 adalah…
A. Penyusunan UU Cipta Kerja
B. Program Tol Laut untuk pemerataan distribusi
C. Revisi RTRW Provinsi Bali
D. Penetapan UMR provinsi
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Tol Laut adalah program
indikatif untuk menghubungkan wilayah timur–barat dalam kerangka pemerataan
ekonomi.
4.
Struktur ruang
mencakup komponen berikut, KECUALI…
A. Abiotik
B. Biotik
C. Politik internasional
D. Sosial-ekonomi
✅ Jawaban: C
π Penjelasan: Struktur ruang meliputi
abiotik, biotik, kultur, dan sistem sosial-ekonomi. Politik internasional bukan
elemen langsung struktur ruang.
5.
Pendekatan penataan
ruang yang menekankan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berkaitan
dengan…
A. Infrastruktur digital
B. Layanan pendidikan dan kesehatan
C. Investasi asing langsung
D. Pajak daerah
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Pemenuhan kebutuhan dasar
mencakup akses pendidikan, kesehatan, perumahan, dan air bersih.
6.
Program penanggulangan
kemiskinan termasuk program indikatif yang ditujukan untuk…
A. Investasi BUMN
B. Perlindungan sosial masyarakat rentan
C. Reformasi birokrasi
D. Industrialisasi manufaktur
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Program kemiskinan fokus
pada keluarga miskin melalui BLT, PKH, beasiswa, dan subsidi kesehatan.
7.
Elemen tata ruang
kota menurut Kevin Lynch yang
berfungsi sebagai “ciri khas” kota adalah…
A. Path
B. Node
C. Landmark
D. Edge
✅ Jawaban: C
π Penjelasan: Landmark menjadi identitas
atau ciri khas kota, seperti Monas di Jakarta.
8.
Program 3R (Reduce,
Reuse, Recycle) berkaitan dengan program indikatif…
A. Transportasi perkotaan
B. Pelayanan persampahan
C. Penataan PKL
D. Revitalisasi kawasan pusaka
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: 3R adalah strategi
pengelolaan sampah modern.
9.
Contoh pendekatan konservasi
lingkungan dalam program indikatif ruang adalah…
A. Membuka kawasan industri di hutan lindung
B. Pemulihan mangrove di pesisir
C. Pengembangan pusat belanja modern
D. Urbanisasi besar-besaran
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Konservasi lingkungan fokus
menjaga ekosistem, seperti rehabilitasi mangrove.
10.
IKN (Ibu Kota
Nusantara) menjadi contoh
program indikatif yang memperhatikan aspek…
A. Politik luar negeri
B. Struktur ruang (abiotik, biotik, kultur, sosial-ekonomi)
C. Subsidi pangan
D. Reformasi perbankan
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: IKN dirancang dengan
memperhatikan aspek lingkungan, sosial-ekonomi, dan budaya lokal.
11.
Dokumen tata ruang
yang paling rinci hingga tingkat zonasi adalah…
A. RTRW
B. RDTR
C. RTBL
D. DED
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: RDTR adalah rencana detail
tata ruang yang dilengkapi dengan peraturan zonasi.
12.
Dalam konteks perencanaan
stratejik, fokus utamanya adalah…
A. Menyelesaikan isu mendesak dengan sumber daya terbatas
B. Menyusun rencana detail jangka panjang
C. Membangun teori perencanaan baru
D. Mengatur tata kelola keuangan daerah
✅ Jawaban: A
π Penjelasan: Perencanaan stratejik
menekankan isu mendesak yang harus segera ditangani.
13.
Contoh nyata perencanaan
stratejik di Indonesia adalah…
A. Penyusunan RPJP 2005–2025
B. Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) saat pandemi COVID-19
C. Pembangunan jalan tol trans-Jawa
D. Penetapan APBN tahunan
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: PEN adalah respon cepat
strategis terhadap krisis ekonomi akibat pandemi.
14.
Glokalisasi dalam strategi pembangunan berarti…
A. Menghapus pengaruh global
B. Menggabungkan nilai lokal dengan dinamika global
C. Mengutamakan global daripada lokal
D. Mengabaikan budaya lokal
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Glokalisasi menekankan
globalisasi yang menghargai kearifan lokal.
15.
Elemen tata ruang
berupa batas fisik adalah…
A. Node
B. District
C. Edge
D. Path
✅ Jawaban: C
π Penjelasan: Edge adalah batas fisik,
misalnya sungai atau pantai.
16.
Rencana Detail
Engineering Design (DED)
biasanya dipakai untuk…
A. Rencana strategis nasional
B. Desain teknis pembangunan infrastruktur
C. Penyusunan visi pembangunan
D. Penetapan kebijakan fiskal
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: DED adalah produk konsultan
perencana untuk desain teknis bangunan, jalan, jembatan, dll.
17.
Program penataan PKL
termasuk dalam…
A. Program penanggulangan kemiskinan
B. Program pengembangan ekonomi informal
C. Program revitalisasi pasar modern
D. Program reformasi birokrasi
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: PKL termasuk sektor ekonomi
informal yang ditata agar berdaya dan tertib.
18.
Pendekatan
partisipatori dalam penataan ruang menekankan pada…
A. Dominasi teknokrat
B. Keterlibatan masyarakat dalam proses
C. Perencanaan berbasis investor
D. Fokus pada birokrasi pusat
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Pendekatan partisipatori
melibatkan masyarakat agar rencana sesuai kebutuhan lokal.
19.
Contoh integrasi
wilayah dalam pembangunan nasional adalah…
A. Pembangunan mall di perkotaan
B. Tol Laut untuk menghubungkan timur dan barat Indonesia
C. Penurunan pajak ekspor
D. Reformasi birokrasi perizinan
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: Tol Laut meningkatkan
integrasi logistik antarwilayah.
20.
Elemen tata ruang
berupa pola pergerakan adalah…
A. Node
B. District
C. Path
D. Edge
✅ Jawaban: C
π Penjelasan: Path adalah pola pergerakan
seperti jalan raya, MRT, jalur sepeda.
21.
Program Indonesia
Bersih Sampah 2025 merupakan contoh…
A. Program indikatif pelayanan persampahan
B. Program restrukturisasi BUMN
C. Program percepatan investasi
D. Program deregulasi UMKM
✅ Jawaban: A
π Penjelasan: Program ini fokus pada
pengelolaan sampah nasional dengan target 3R.
22.
Konsep “Nodes” dalam
tata ruang mengacu pada…
A. Pusat kegiatan kota
B. Batas wilayah administratif
C. Pola pergerakan transportasi
D. Ruang terbuka hijau
✅ Jawaban: A
π Penjelasan: Node adalah pusat kegiatan
seperti alun-alun kota atau simpang strategis.
23.
Kebijakan pembangunan food
estate di Kalimantan Tengah adalah contoh…
A. Program indikatif pemenuhan kebutuhan dasar
B. Konservasi lingkungan
C. Penataan PKL
D. Revitalisasi kawasan pusaka
✅ Jawaban: A
π Penjelasan: Food estate dirancang untuk
memenuhi kebutuhan dasar berupa ketahanan pangan.
24.
Dalam konteks RTRW, fungsi
utama RDTR adalah…
A. Memberi gambaran umum pembangunan wilayah
B. Memberikan zonasi detail pada tingkat kabupaten/kota
C. Menentukan arah kebijakan nasional
D. Menyusun laporan evaluasi pembangunan
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: RDTR adalah rencana detail
yang menjadi panduan zonasi di kabupaten/kota.
25.
Program revitalisasi
kawasan Borobudur sebagai destinasi super prioritas harus sinkron
dengan…
A. RTRW nasional saja
B. RTRW provinsi, RDTR kabupaten, RTBL, dan DED
C. Laporan kinerja BUMN
D. Regulasi perdagangan internasional
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: DSP memerlukan integrasi
berbagai dokumen tata ruang.
26.
Strategi HESPT
(Hukum, Ekonomi, Sosial, Politik, Teknologi) dalam program indikatif bertujuan
untuk…
A. Dominasi sektor ekonomi saja
B. Kemaslahatan masyarakat banyak
C. Peningkatan birokrasi
D. Fokus investasi asing
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: HESPT bersifat komprehensif
demi kesejahteraan rakyat.
27.
Elemen tata ruang
berupa kawasan fungsional disebut…
A. Node
B. District
C. Path
D. Edge
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: District adalah kawasan
fungsional, misalnya kawasan industri atau pusat bisnis.
28.
Dalam konteks perubahan
internal organisasi, salah satu strategi perencanaan ruang adalah…
A. Pengurangan biaya dan reorganisasi
B. Meningkatkan investasi asing langsung
C. Peningkatan tarif impor
D. Sentralisasi birokrasi
✅ Jawaban: A
π Penjelasan: Perubahan internal meliputi
peningkatan produktivitas, pengurangan biaya, reorganisasi.
29.
Program PEN (Pemulihan
Ekonomi Nasional) saat pandemi termasuk contoh…
A. Program indikatif jangka panjang
B. Perencanaan stratejik jangka pendek
C. Revisi RTRW provinsi
D. Program konservasi lingkungan
✅ Jawaban: B
π Penjelasan: PEN adalah respon cepat
(stratejik) terhadap krisis ekonomi.
30.
Dokumen tata ruang
yang berfungsi sebagai panduan rancang bangun kawasan adalah…
A. RTRW
B. RDTR
C. RTBL
D. DED
✅ Jawaban: C
π Penjelasan: RTBL adalah panduan rancang
bangun untuk mengendalikan pemanfaatan ruang suatu kawasan.
π 10 Soal Latihan Esai Analisis Kasus
1.
Bagaimana Anda
menganalisis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai program
indikatif ruang yang memperhatikan aspek abiotik, biotik, sosial-ekonomi, dan
kultur?
✅ Jawaban:
Pembangunan IKN memerlukan integrasi struktur ruang:
- Abiotik: tata air, mitigasi banjir, energi hijau.
- Biotik: perlindungan hutan Kalimantan, satwa endemik.
- Sosial-ekonomi: penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi
baru.
- Kultur: pelibatan masyarakat adat Dayak & Kutai.
π Penjelasan: IKN adalah implementasi
nyata program indikatif ruang dengan prinsip keberlanjutan (green city +
smart city).
2.
Tol Laut telah menjadi
program indikatif nasional untuk pemerataan distribusi. Apa tantangan utama
dalam implementasinya dan bagaimana strategi perencana ahli madya mengatasinya?
✅ Jawaban:
Tantangan: ketidakmerataan muatan balik, infrastruktur pelabuhan terbatas,
biaya logistik tinggi.
Strategi: integrasi dengan sistem logistik nasional, pengembangan hinterland
produksi, digitalisasi sistem pelayaran, insentif untuk swasta.
π Penjelasan: Tol Laut butuh dukungan
tata ruang pelabuhan dan kawasan industri di wilayah timur.
3.
Program Indonesia
Bersih Sampah 2025 merupakan bagian dari program indikatif pelayanan
persampahan. Analisis keterkaitannya dengan konsep circular economy!
✅ Jawaban:
Circular economy memandang sampah sebagai sumber daya.
Program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) mendukung daur ulang material → menciptakan
rantai nilai baru (plastik daur ulang, energi dari limbah).
π Penjelasan: Dengan pendekatan ini,
kebijakan persampahan tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga mendorong
ekonomi hijau.
4.
Analisis kebijakan food
estate dalam kerangka program indikatif “pemenuhan kebutuhan dasar” dan
hubungkan dengan ketahanan pangan nasional!
✅ Jawaban:
Food estate = upaya pemenuhan kebutuhan dasar (pangan).
- Positif: mendorong produksi skala besar,
efisiensi lahan.
- Tantangan: konflik lahan, degradasi
lingkungan, keberlanjutan sosial.
- Solusi: integrasi dengan kearifan lokal,
teknologi pertanian presisi, dukungan logistik.
π Penjelasan: Food estate relevan sebagai
strategi ketahanan pangan, tapi harus berbasis ruang agar tidak merusak
ekosistem.
5.
Bagaimana peran RDTR
digital (Online Single Submission/OSS) dalam memastikan program indikatif
dapat diimplementasikan di tingkat kabupaten/kota?
✅ Jawaban:
RDTR digital memudahkan proses perizinan berbasis peta zonasi.
- Memberi kepastian hukum bagi investor.
- Menjamin pemanfaatan ruang sesuai tata
ruang.
- Mempercepat implementasi program indikatif
(misalnya kawasan industri atau pariwisata).
π Penjelasan: RDTR digital adalah
instrumen kunci sinkronisasi pusat–daerah dalam perencanaan pembangunan.
6.
Analisis keterkaitan
program Destinasi Super Prioritas (Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo,
Likupang, Danau Toba) dengan konsep program indikatif ruang!
✅ Jawaban:
DSP adalah program indikatif sektor pariwisata.
- Struktur ruang: pelestarian budaya & lingkungan.
- Pendekatan: pemerataan ekonomi melalui pariwisata
inklusif.
- Tata ruang: sinkronisasi RTRW, RDTR, RTBL, DED.
π Penjelasan: DSP bukan hanya pembangunan
fisik, tapi integrasi ruang, ekonomi lokal, dan pelestarian lingkungan.
7.
Bagaimana pendekatan glokalisasi
diterapkan dalam pembangunan kota-kota Indonesia agar tetap kompetitif secara
global namun tetap berakar pada kearifan lokal?
✅ Jawaban:
Glokalisasi = globalisasi + lokalitas.
Contoh:
- Bandung Smart City → menggunakan IoT tapi
tetap mempertahankan citra kota kreatif.
- Yogyakarta → pariwisata global berbasis
nilai budaya Jawa.
π Penjelasan: Glokalisasi memastikan
kota-kota Indonesia mampu bersaing global tanpa kehilangan identitas.
8.
Analisis kebijakan transisi
energi (Net Zero Emission 2060) dalam kerangka program indikatif konservasi
lingkungan.
✅ Jawaban:
Program transisi energi = wujud program indikatif konservasi lingkungan.
- Mendorong energi baru terbarukan (EBT).
- Mengurangi PLTU batubara secara bertahap.
- Memanfaatkan potensi ruang (panas bumi,
surya, angin, bioenergi).
π Penjelasan: Perencana ahli madya perlu
mengaitkan kebijakan ini dengan tata ruang energi nasional.
9.
Penataan PKL
Malioboro Yogyakarta adalah contoh implementasi program indikatif. Analisis
manfaat dan tantangan penataan ini!
✅ Jawaban:
Manfaat: meningkatkan estetika kota, kenyamanan wisatawan, tertib ruang publik.
Tantangan: resistensi pedagang, kebutuhan relokasi, potensi kehilangan
penghasilan.
Solusi: pembinaan UMKM, penyediaan ruang alternatif, insentif usaha.
π Penjelasan: Penataan PKL adalah contoh
sinkronisasi antara program indikatif ekonomi informal dan tata ruang kota.
10.
Dalam konteks
perencanaan stratejik, bagaimana seharusnya pemerintah merespons perubahan
iklim global melalui program indikatif ruang?
✅ Jawaban:
Respon stratejik:
- Adaptasi: pembangunan tanggul laut,
konservasi mangrove, pengelolaan air.
- Mitigasi: pengurangan emisi, transportasi
hijau, kota rendah karbon.
- Integrasi: masuk ke RPJMN & RTRW
sebagai prioritas nasional.
π Penjelasan: Perubahan iklim adalah isu
mendesak yang membutuhkan perencanaan stratejik lintas sektor.
No comments:
Post a Comment