π 30 Soal Latihan Pilihan Ganda
Bagian A. Konsep
Dasar SIG & Perencanaan (1–10)
- Apa peran utama SIG dalam tahap
identifikasi potensi pembangunan?
A. Menentukan pagu anggaran pembangunan
B. Menganalisis hubungan antarinstansi
C. Memetakan potensi SDA, SDM, dan masalah pembangunan
D. Mengukur pertumbuhan ekonomi daerah
Jawaban: C
π SIG digunakan untuk memetakan potensi dan masalah pembangunan secara spasial. - Data spasial dalam SIG ditunjukkan dengan
…
A. Angka pertumbuhan ekonomi
B. Titik, garis, poligon, dan model elevasi digital
C. Jumlah penduduk
D. Laporan RPJMD
Jawaban: B
π Data spasial adalah data geografis, bukan angka statistik biasa. - Contoh data atribut dalam SIG adalah …
A. Sungai, jalan, pelabuhan
B. Jumlah murid di sekolah, jenis jalan, tingkat kemiskinan desa
C. Luas sawah, panjang sungai, tinggi gunung
D. Peta jaringan transportasi
Jawaban: B
π Data atribut adalah informasi non-spasial yang melekat pada objek spasial. - Salah satu manfaat overlay dalam analisis
SIG adalah …
A. Menentukan target SDGs
B. Mengetahui pola kepemimpinan daerah
C. Menentukan kesesuaian lahan untuk pembangunan tertentu
D. Menentukan harga pasar
Jawaban: C
π Overlay menggabungkan beberapa peta untuk analisis kesesuaian. - Buffering dalam SIG digunakan untuk …
A. Membuat peta tematik
B. Menentukan zona pengaruh suatu titik/garis
C. Mengukur inflasi daerah
D. Membuat RPJPN
Jawaban: B
π Buffering menciptakan zona pengaruh (contoh: radius 5 km dari pelabuhan). - Analisis jaringan (network analysis) dalam
SIG sangat relevan untuk …
A. Evaluasi APBN
B. Penentuan rute transportasi dan aksesibilitas
C. Monitoring pertumbuhan penduduk
D. Penyusunan target SDGs
Jawaban: B
π Analisis jaringan dipakai dalam perencanaan transportasi & logistik. - SIG menjadi penting dalam RPJMN karena …
A. Menggantikan fungsi Bappenas
B. Memberi dasar evidence-based planning berbasis lokasi
C. Menentukan besaran dana transfer daerah
D. Mengganti dokumen RTRW
Jawaban: B
π SIG mendukung perencanaan berbasis bukti spasial. - Dalam konteks SPBE dan Satu Data
Indonesia, SIG berperan untuk …
A. Membuat laporan cetak untuk publik
B. Mengintegrasikan data spasial lintas kementerian/lembaga
C. Menghapus data non-spasial
D. Membatasi akses publik terhadap data pembangunan
Jawaban: B
π SIG membantu integrasi & interoperabilitas data nasional. - Rencana Induk Pelabuhan (RIP) membutuhkan
SIG untuk …
A. Menentukan tarif jasa pelabuhan
B. Menentukan DLKr, DLKp, alur pelayaran, hinterland
C. Menentukan kurs rupiah terhadap dolar
D. Menentukan jenis kapal yang boleh masuk
Jawaban: B
π SIG membantu perencanaan spasial pelabuhan. - Dalam RPJPN 2025–2045, SIG berperan
mendukung …
A. Pembangunan berbasis keberlanjutan dan bukti spasial
B. Penghapusan rencana tata ruang
C. Penyederhanaan peran Pemda
D. Revisi UU Keuangan Negara
Jawaban: A
π RPJPN menekankan pembangunan adaptif dan evidence-based.
Bagian B.
Implementasi & Monitoring (11–20)
- Implementasi proyek PSN dipantau dengan
SIG melalui …
A. Media sosial
B. Dashboard geospasial berbasis citra satelit
C. Hanya laporan manual dari kontraktor
D. Laporan keuangan BUMN
Jawaban: B
π Dashboard geospasial memungkinkan monitoring progres real-time. - Pada tahap implementasi, SIG membantu
menghindari …
A. Konflik ruang antar-sektor
B. Inflasi daerah
C. Penurunan ekspor
D. Konflik politik antarpartai
Jawaban: A
π SIG mengurangi konflik penggunaan lahan/ruang. - Monitoring SIG dalam pembangunan IKN
Nusantara digunakan untuk …
A. Melihat harga tanah
B. Memantau progres infrastruktur & deforestasi
C. Mengukur inflasi IKN
D. Menentukan kurs rupiah
Jawaban: B
π SIG digunakan untuk memantau pembangunan dan dampak ekologis. - Indikator spasial yang bisa ditampilkan di
dashboard monitoring pelabuhan adalah …
A. Harga BBM
B. Luas mangrove, throughput kontainer, akses jalan
C. Tingkat inflasi
D. Kurs rupiah
Jawaban: B
π Indikator spasial terkait ekologi & logistik bisa divisualkan dengan SIG. - Salah satu manfaat SIG dalam implementasi
RIP Batam–Bintan–Karimun adalah …
A. Menentukan jumlah APBN untuk Pemda
B. Menentukan zona industri, logistik, dan konservasi laut
C. Menentukan kurs dolar
D. Menghapus konflik politik
Jawaban: B
π Zonasi pelabuhan & industri di BBK berbasis SIG. - Contoh penerapan buffering di pelabuhan
adalah …
A. Membuat zona pengaruh 5 km untuk menilai dampak lingkungan & sosial
B. Menghitung kapasitas APBD
C. Membuat laporan inflasi
D. Menentukan harga kapal
Jawaban: A
π Buffering dipakai untuk analisis dampak sekitar pelabuhan. - Evaluasi RPJMN berbasis SIG digunakan
untuk …
A. Menilai capaian spasial target pembangunan
B. Mengukur kurs rupiah
C. Mengganti UU No. 25/2004
D. Menentukan harga pangan
Jawaban: A
π SIG membandingkan target vs realisasi pembangunan secara spasial. - Monitoring SIG dalam Food Estate
menunjukkan …
A. Perubahan luas lahan produktif dan hutan
B. Kurs rupiah
C. Inflasi nasional
D. Harga sawit
Jawaban: A
π SIG memantau produktivitas dan perubahan tutupan lahan. - Dashboard SIG untuk proyek strategis nasional
biasanya berisi …
A. Data inflasi
B. Peta progres fisik, dampak lingkungan, dan akses transportasi
C. Harga BBM
D. Statistik politik
Jawaban: B
π Dashboard menampilkan progres pembangunan berbasis lokasi. - Dengan SIG, implementasi pembangunan menjadi
…
A. Lebih efisien, terukur, dan transparan
B. Lebih sulit dipantau
C. Tidak berbasis data
D. Tidak bisa dievaluasi
Jawaban: A
π SIG meningkatkan akuntabilitas pembangunan.
Bagian C. Feedback
& Revisi (21–30)
- Fungsi SIG dalam feedback perencanaan adalah
…
A. Menilai realisasi spasial dan memberi masukan revisi RPJMN/RPJMD
B. Mengganti Bappenas
C. Menghapus RTRW
D. Menentukan kurs dolar
Jawaban: A
π Feedback SIG memperbaiki dokumen perencanaan ke depan. - Deviasi tata ruang bisa dideteksi SIG,
contohnya …
A. Industri tumbuh di zona pertanian
B. Harga minyak naik
C. Inflasi meningkat
D. APBN defisit
Jawaban: A
π SIG memperlihatkan ketidaksesuaian tata ruang. - Jika SIG menunjukkan kenaikan muka laut
lebih cepat, maka revisi RPJMN perlu …
A. Fokus adaptasi pesisir dan pelabuhan
B. Menghapus pembangunan industri
C. Mengurangi inflasi
D. Mengubah kurs rupiah
Jawaban: A
π Data spasial memaksa perencanaan adaptif terhadap iklim. - Feedback SIG pada RIP Tanjung Priok
mengarah pada …
A. Integrasi transportasi darat (kereta barang, dry port)
B. Penghapusan pelabuhan
C. Inflasi nasional
D. Kurs rupiah
Jawaban: A
π Revisi RIP diarahkan ke konektivitas hinterland. - Revisi RTRW DKI Jakarta akibat SIG
monitoring banjir menekankan …
A. Infrastruktur hijau (sumur resapan, RTH, naturalisasi)
B. Inflasi moneter
C. Harga tanah
D. Penghapusan RPJMD
Jawaban: A
π SIG menunjukkan banjir → revisi ke arah solusi hijau. - SIG mendukung RPJMN adaptif karena …
A. Bisa memodelkan skenario perubahan lingkungan & sosial-ekonomi
B. Menentukan kurs rupiah
C. Menghapus target SDGs
D. Mengurangi belanja pegawai
Jawaban: A
π SIG mendukung skenario what-if analysis. - Contoh feedback Food Estate Kalimantan
Tengah adalah …
A. Penyesuaian target luas dan fokus modernisasi irigasi
B. Penghapusan pertanian nasional
C. Inflasi meningkat
D. Menghapus APBN
Jawaban: A
π Hasil monitoring SIG → target luas diturunkan. - Mekanisme revisi RPJMN menurut UU No.
25/2004 harus berbasis …
A. Evaluasi data, termasuk SIG
B. Inflasi nasional
C. Kurs rupiah
D. Politik praktis
Jawaban: A
π UU menuntut evaluasi berbasis bukti. - SIG membantu mencegah konflik kebijakan
antar sektor dengan cara …
A. Menyajikan data spasial lintas sektor untuk sinkronisasi
B. Menghapus APBN
C. Mengubah kurs rupiah
D. Mengurangi belanja pegawai
Jawaban: A
π SIG = integrasi data spasial → sinkronisasi kebijakan. - Inti penggunaan SIG dalam siklus
perencanaan nasional adalah …
A. Perencanaan berbasis data, adaptif, berkelanjutan, transparan
B. Perencanaan berbasis intuisi politik
C. Menghapus RPJMN
D. Menentukan kurs dolar
Jawaban: A
π SIG menjamin perencanaan lebih ilmiah, efisien, dan akuntabel.
π 10 Soal Latihan Esai – Kasus Aktual
1. Food Estate
Kalimantan Tengah
Pertanyaan:
Program Food Estate di Kalimantan Tengah dinilai belum optimal karena masalah
lahan gambut dan irigasi. Jelaskan bagaimana SIG dapat digunakan untuk
evaluasi dan perbaikan program ini, serta rekomendasi revisi kebijakan di RPJMN
berikutnya!
Jawaban:
- SIG memantau perubahan lahan sawah vs
gambut (citra satelit, overlay kesesuaian lahan).
- Analisis spasial → identifikasi lokasi
lahan produktif vs tidak produktif.
- Feedback: fokuskan food estate di lokasi
dengan tanah mineral + akses air.
- RPJMN revisi target luas, tambahkan
investasi di infrastruktur irigasi.
2. Rencana Induk
Pelabuhan Tanjung Priok
Pertanyaan:
Throughput kontainer Tanjung Priok tidak mencapai target RIP. Bagaimana SIG
dapat dipakai untuk evaluasi kinerja pelabuhan dan rekomendasi revisi kebijakan
logistik nasional?
Jawaban:
- SIG analisis arus barang (truck GPS, jalur
distribusi, network analysis).
- Identifikasi bottleneck → akses
jalan/kereta.
- Solusi: integrasi dry port & jalur
kereta barang.
- Revisi RIP + kebijakan logistik RPJMN → fokus
intermodal connectivity.
3. Ibu Kota
Nusantara (IKN)
Pertanyaan:
Pembangunan IKN menghadapi kritik terkait risiko deforestasi. Bagaimana SIG
bisa digunakan untuk monitoring & feedback dalam menjaga visi smart
& green city?
Jawaban:
- SIG: citra satelit untuk memantau
deforestasi, overlay dengan masterplan.
- Evaluasi: lahan terbangun vs target RTH
(65%).
- Feedback: revisi tata ruang IKN → tambah
kawasan hijau, zona resapan air.
- Kebijakan: pemantauan berkelanjutan dengan
dashboard geospasial IKN.
4. Banjir Jakarta
Pertanyaan:
SIG menunjukkan banjir Jakarta semakin meluas. Jelaskan bagaimana SIG dipakai
dalam evaluasi RPJMD DKI dan rekomendasi revisinya.
Jawaban:
- SIG analisis peta banjir tahunan, overlay
dengan tata ruang & permukiman.
- Hasil: infrastruktur abu-abu tidak cukup.
- Feedback: revisi RPJMD → fokus
naturalisasi sungai, sumur resapan, ruang hijau.
- Kebijakan: shifting dari grey
infrastructure → green infrastructure.
5. Kawasan Industri
Batam–Bintan–Karimun (BBK)
Pertanyaan:
Dalam implementasi Perpres No. 1/2024 tentang RIP KPBPB Batam, Bintan, Karimun,
muncul potensi konflik zonasi industri dengan kawasan konservasi laut.
Bagaimana SIG digunakan untuk mengatasi hal ini?
Jawaban:
- SIG: overlay zonasi industri vs kawasan
konservasi (RZWP3K).
- Identifikasi konflik → zona yang tumpang
tindih.
- Solusi: revisi zonasi berbasis analisis
spasial → industri dialihkan ke zona minim dampak.
- Feedback: revisi RIP & RZWP3K
Kepulauan Riau.
6. Tol Laut
Pertanyaan:
Tol Laut di beberapa trayek dianggap belum efisien karena muatan balik kosong.
Bagaimana SIG dapat digunakan untuk evaluasi dan revisi kebijakan trayek Tol
Laut?
Jawaban:
- SIG memetakan arus barang dari hinterland
→ pelabuhan.
- Identifikasi trayek dengan muatan balik
rendah.
- Solusi: revisi trayek → arahkan ke daerah
dengan potensi produksi tinggi.
- Feedback: integrasi RPJMN sektor
perhubungan dengan data spasial perdagangan.
7. Program PSN
Jalan Tol
Pertanyaan:
Sebagian proyek jalan tol PSN belum meningkatkan ekonomi lokal. Bagaimana SIG
digunakan untuk mengevaluasi hal ini dan memberi masukan revisi RPJMN?
Jawaban:
- SIG analisis aksesibilitas desa/industri
sebelum & sesudah tol (network analysis).
- Identifikasi: daerah sekitar tol masih
belum terhubung ke interchange.
- Feedback: RPJMN tambahkan program feeder
road.
- Revisi kebijakan: pembangunan tol harus
disertai jaringan pendukung lokal.
8. Pariwisata Bali
& Tanah Ampo
Pertanyaan:
RIP Tanah Ampo di Bali direncanakan untuk kapal pesiar, namun utilisasi rendah.
Bagaimana SIG dapat membantu evaluasi dan rekomendasi kebijakan pembangunan
pelabuhan wisata berkelanjutan?
Jawaban:
- SIG analisis arus wisatawan, akses
transportasi, daya dukung lingkungan.
- Hasil: pelabuhan jauh dari pusat wisata.
- Feedback: RPJMN → fokus integrasi
transportasi darat & promosi wisata cruise.
- Revisi kebijakan: Tanah Ampo dijadikan multi-purpose
port bukan hanya cruise.
9. Perubahan Iklim
& Pesisir Utara Jawa
Pertanyaan:
Kenaikan muka laut mengancam pesisir utara Jawa. Bagaimana SIG bisa mendukung
revisi kebijakan pembangunan pesisir dan pelabuhan?
Jawaban:
- SIG: pemodelan SLR (sea level rise) + data
DEM.
- Identifikasi: pelabuhan & permukiman
terdampak banjir rob.
- Feedback: revisi RPJMN → tambah anggaran
tanggul laut, adaptasi pelabuhan.
- Kebijakan: relokasi sebagian permukiman
pesisir.
10. Kawasan Ekonomi
Khusus (KEK) Mandalika
Pertanyaan:
Meskipun ada KEK Mandalika, dampak ekonomi lokal masih terbatas. Bagaimana SIG
dapat membantu evaluasi dan rekomendasi kebijakan pembangunan KEK?
Jawaban:
- SIG analisis konektivitas Mandalika dengan
desa sekitar (aksesibilitas & dampak sosial-ekonomi).
- Identifikasi: distribusi manfaat belum
merata.
- Feedback: revisi RPJMN → program integrasi
UMKM lokal dalam rantai pasok pariwisata.
- Kebijakan: KEK harus dilengkapi dengan
perencanaan inklusif berbasis spasial.
No comments:
Post a Comment